Senin, 20 Desember 2010

DARI MAKAN PERMEN MPE DIMANDIIN BAPAK: UNTUK YANG PERTAMA KALI



Hari ini tanggal 19112010 adalah kali pertamanya aku makan permen dan bapak memandikanku. Hari ini bunda emang kurang enak badan dan agak agak lemes gitu. Ohya hari ini juga kali pertamanya aku makan permen, awalnya Cuma dikit tapi trus bapak kasih aku satu bagian. Nah bapak n bunda geli banget liatin aku makan permen. Cemong sana sini. dan apalagi karena aku makan permennya nggak kayak orang kebannyakan kata mereka. Kalau bapak yang lagi makan permen juga, dia tarok semua bagian permen di mulutnya dan kemudian diemut. Tapi aku tidak, aku pegang permen di tanganku, aku masukin trus aku keluarin gitu terus berulang ulang. Jadilah lengket semua. Mereka sudah berusaha kasih tahu aku agar ngikutin caranya bapak, tapi mereka menyerah dan membiarkan aku menikmati permen dengan caraku sendiri.:)
Nah karena udah sore dank arena aku juga dah belepotan sana sini, maka bapak berinisiatif untuk memandikanku. Aku sebenarnya meronta ronta nggak mau tapi bapak nggak peduli tetap buka bajuku dan membawaku ke belakang. Bapak tau aja, kalau aku suka mandi di pancuran kran. Akhirnya aku dimandiin di sana. Bapak berusaha agar bisa cepat memandikanku, tapi aku nggak mua kalau berada di tempat favoritku ini hanya sebentar. Aku main mainin kran aagr besar airnya dan ciprat cipratin air ke bapak. Hahaha..bapak jadi basah dech..
Cukup lama kami bedua sibuk di bawah keran air. Bapak dengan sedikit memaksa, mengeluarkan aku dari ember dan dari kucuran air keran. Dia menggendong aku ke dapur n ambilkan handuk untukku. Setelah aku kering dari air, bapak minta bunda ambilkan baju tidur dan minyak telon dan bedak dan pampers. Setelah bunda ambilkan semua, trus bapak mulai ritual sesudah mandi anak kecil seperti aku deh..pakai minyak tlon, dibaluri bedak..lalu dipakaikan pampers, kaos dalam baru baju dan celana. Dan yang terakhir taburin bedak di wajah dan minyak rambut. Jadilah aku si kecil yang bersih dan wangi..
Kata bunda, “wah bapak bisa juga ya ternyata..” bapak Cuma diam sambil nyeka keringat nya karena aku memang nggak pernah mau diam dan membuatnya kesana kemari mengejarku..hehehehe maaf y pak..makanya rajin rajin mandiin aku pak, biar terbiasa mengeluarkan keringat karena ngejar ngejar aku..peace yo pak…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar