anda berdiskusi panjang lebar dengan seseorang. membuat pegal tangan mengetiknya atau berbusa mulut jadinya. terkesan dari pembicaraan itu adalah, rekan bicara anda setuju dengan anda dan mengesankan betapa ia mengagumi anda, atas ide briliant, atas komitmen atas isi kepala anda. tentunya wajar kalau anda merasa bangga toh dengan pujian itu,,?
namun, ketika waktu berlalau.anda sudah bergelut lagi dengan berbagai diskusi lain tema dengan mitra cerita n diskusi yang berbeda juga tentunya.
namun, once, anda lihat bahwa teman mitra anda ayng pertama mengutip atau paling tidak mengungkapkan hal yang sam yang anda ucapkan ke dia waktu diskusi diskusi anda dengannya, namun dia menyebut sumbernya BUKAN anda!
apa reaksi anda?
1. marah
"sial. itukan kata kata gua ke dia. kok dia malah bilang itu dari orang lain"
2" masih marah
" sial, itu kan kata kata gua. kok di nggak nyamtumin referensinya sih?"
3. sabar
"mungkin , dia memang berdiskusi untuk topik yang sama dengan begitu banyak orang dan anda bukan lah orang yang benenr2 cekokin hal itu ke dia. mun gkin karena dia mengganggap anda bukan sapa sapa. atau juga karena anda nggak ngejual kalo ditarok nama anda di publish sldi-nya dia".
4.
5.
etc
lalu apa yang diambil dari hal ini?
coba berpikir positif: " yang pentingkan kan kita dah ngasih sesuatu. dan niatkan ikhlas. dan semoga hasilnya berkah. itu saja"
pikiran negatif juga pengen eksis niy " lain kali aku tidak akan pernah mau diskusi lagi ama dia".
it's you who decide.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar