ranah dimaknai sebagai tempat asal bertumbuh dan menetap selamanya kata kata dari pikiran dari hati dan terkadang tidak dari dua duanya hanya dari jarijari dan sekonyong terbit disini
Kamis, 26 Oktober 2017
Lagi-lagi Perkosaan Anak
Entah apa yang ada di pikiran orang yang tega memperkosa seorang anak perempuan berumur tujuh tahun. Tidakkah dia ‘melihat’ anak perempuannya di sana? Tidakkah dia ‘melihat’ saudara perempuannya di sana? Penulis dan juga sebagian besar kita tentu akan geram mendengar lagi kabar memilukan perihal kasus pemerkosaan yang menimpa seorang anak perempuan di Jayapura, Papua minggu lalu (Kompas.com, 9/10).
Setiap kali mendengar berita perkosaan, perasaan marah pada pelaku dan sedih membayangkan masa depan korban ke depannya selalu terjadi. Namun, bayangan-bayangan suram ini tetap muncul adalah akibat dari belum adanya payung hukum yang bisa memastikan pelaku pemerkosaan dihukum, dan di lain pihak, si korban juga disembuhkan dari luka yang mungkin diderita akibat tindak perkosaan tersebut dan kemudian dipulihkan secara menyeluruh, fisik, psikis dan juga sosialnya.
Kenapa belum ada adalah karena Rancangan Undang-Undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual yang sudah masuk program legislasi nasional (prolegnas) sejak 2016 belum juga disahkan. Kasus di Papua di atas hanya satu kasus yang mengingatkan kita bahwa kehadiran UU Penghapusan Kekerasan Seksual itu memang tidak bisa ditunda lagi.
Catatan Tahunan (CATAHU) 2017 Komnas Perempuan mencatat bahwa ada 259.150 kasus kekerasan terhadap perempuan yang dilaporkan dan ditangani selama tahun 2016. Untuk kekerasan seksual di ranah personal, tahun ini perkosaan menempati posisi tertinggi sebanyak 1.389 kasus, diikuti pencabulan sebanyak 1.266 kasus. Di tahun ini juga CATAHU menampilkan data perkosaan dalam perkawinan sebanyak 135 kasus dan menemukan bahwa pelaku kekerasan seksual tertinggi di ranah personal adalah pacar sebanyak 2.017 orang.
Komnas Perempuan juga mencatat, kekerasan di ranah komunitas mencapai angka 3.092 kasus (22 persen), dimana kekerasan seksual meenpati peringkat pertama sebanyak 2.290 kasus. Jenis kekerasan yang paling banyak pada kekerasan seksual di ranah komunitas adalah perkosaan (1.036 kasus) dan pencabulan (838 kasus).
Dalam konteks anak, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat antara 2010-2014 ada lebih dari 21 juta kasus pelanggaran hak anak yang tersebar di 34 provinsi dan 179 kabupaten/kota dengan rincian 42-58 persen di antaranya merupakan kasus kekerasan seksual pada anak dan sisanya kasus kekerasan fisik dan penelantaran anak.
Jika bicara dampak, dampak fisik dan psikis yang dialami oleh korban kekerasan seksual tidak bisa disepelekan. Selain sampai menyebabkan kematian, kasus perkosaan dalam beberapa kasus, korban terpapar beberapa penyakit menular seksual dari pelaku. Di sisi psikis, korban mengalami trauma. Lebih jauh, dampak yang bersifat fisik dan psikis ini potensial akan berlangsung dalam jangka panjang, mengingat si korban yang masih dalam kategori anak-anak.
Menyikapi hal ini, sebuah Rancangan Undang-Undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual sudah dipersiapkan oleh Komnas Perempuan dan pelbagai elemen masyarakat masuk ke dalam program legislasi nasional (prolegnas) tahun 2016, sebagai RUU inisiatif DPR. Dalam proses perumusannya, RUU Penghapusan Kekerasan Seksual ini juga telah melibatkan beberapa pihak di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk para pendamping. Namun, belum dibahasnya RUU ini di DPR RI menimbulkan pertanyaan akan keseriusan anggota dewan dan pemerintah untuk membuat payung hukum penghapusan kekerasan seksual.
Pertanyaan untuk DPR dan Pemerintah adalah, mau menunggu sampai berapa korban berjatuhan baru mensahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual ini??
Tulisan ini juga bisa ditemukan di www.theindonesianinstitute.com
Selasa, 08 Agustus 2017
Minggu, 30 September 2012
ngeblog imajiner
" data kemiskinan: RTM di Kota ...%, dan di desa...%. dari jumlah itu, untuk perempuan di kota...%, dan di desa ...%" Data Susenas, 2008.
yang ingin aku kritisi adalah sumber data. kenapa tahun 2008 yang itu adalah 4 tahun yang lalu?
padahal ada sensus penduduk tahun 2010 yang mempunyai subjek data yang sama, dan bahkan BPS per bulan punya data ini juga.
kenapa? kenapa? kenapa?
aku rasa ini bukan karena tak punya data terbaru, karena sebuah lembaga atau pribadi yang memunculkan data seperti ini tentu sangat familiar dengan website dari BPS, kementerian terkait atau yang paling mudah adalah dengan om Google.
ada banyak praduga kenapa kemudian diambil data ini. bisa dilihat dari siapa yang mengeluarkan data ini. misalnya jika data ini adalah dari organisasi yang fokus pada isu perempuan desa / kota, mereka ingin agar angka di bagian fokus mereka lebih besar / lebih kecil. dengna berbagai alasan juga...
intinya sebenarnya, mau paparan data yang komprehensif dan real, atau pemaparan data manipulatif, untuk menggaet opini tertentu, kelompok tertentu atau apa???
Jumat, 04 November 2011
me
Selasa, 18 Oktober 2011
Opini pertama di Koran
yipppppppiiii akhirnya tulisanku yang pertama untuk koran di muat! baru satu kali ini ngirim dan langsung dimuat! walau ada kepikiran mungkin karena mereka emang lagi tak ada tulisan yang akan dimuat atau memang isu nya menarik.
tulisan itu berjudul " impor terus, petani tergerus'. ini ditulis dalam rangka menyambut hari pangan sedunia pada 16 Oktober lalu.
Proses pengerjaan tulisan ini sangat cepat menurutku. karena tidak lebih dari 2 jam, aku sudah menyelesaikan tulisan dan langsung mengirimkannya. jadi berpikir, apakah harus terburu-buru dulu baru jadi yang "bagus"? hehehe Entahlah..
dan dari mbak dinda bilang bahwa it uartinya dah naik kelas ke peneliti, jadi selama ini apa yaa?hehehhe
but so proud of itu!!
tulisan itu berjudul " impor terus, petani tergerus'. ini ditulis dalam rangka menyambut hari pangan sedunia pada 16 Oktober lalu.
Proses pengerjaan tulisan ini sangat cepat menurutku. karena tidak lebih dari 2 jam, aku sudah menyelesaikan tulisan dan langsung mengirimkannya. jadi berpikir, apakah harus terburu-buru dulu baru jadi yang "bagus"? hehehe Entahlah..
dan dari mbak dinda bilang bahwa it uartinya dah naik kelas ke peneliti, jadi selama ini apa yaa?hehehhe
but so proud of itu!!
Minggu, 09 Oktober 2011
Cukilan Jakarta:Sejarah 400 tahunnya KOBAM
beberapa cukilan analisa dari buku Jakarta:Sejarah 400tahun
1. "Mayor jenderal Ali Sadikin saat diangkat menjadi Gubernur Jakarta berumur 39 tahun dan sebelumnya pernah menjadi Menteri Perhubungan Laut" pg. 291
Fakta ini kemudian juga mengkonfirmasi bahwa pada jelang pemilihan gubernur DKI tahun depan, wacana yang muncul adalah bagaimana gubernur itu setingkat menteri mengingat besarnya beban masalah, besarnya kewenangan yang harusnya dipunyai dan semuanya tentunya akan berimplikasi pada kebijakan dan menjalankannya berikut memonitoringnya.
2. "Sadikin bekerja dalam kondisi keuangan paling menguntungkan yang pernah dialami para penguasa mana pun sepanjang sejarah Jakarta. Jika ia tidak mampu membangun sebuah kota yang makmur pada masa pertumbuhan ekonomi pesat, kapan lagi hal ini dapat dilakukan? " pg 294
Fakta ini kemudian sedikit mengaburkan elu-eluan orang akan Ali Sadikin yang diclaim sebagai gubernur paling berhasil di Jakarta. sebagian akan bilang ya terang saja, kan waktu itu pertumbuhan ekonomi sedang bagus ya dia tidak perlu terlalu berkeringat untuk membangun Jakarta. Coba kalau dia dihidupkan lagi sekarang, disaat Jakarta sudah sangat parah penyakit yang menggerogotinya, di masalah sosial, ekonomi, budaya dan termasuk juga adalah masalah politiknya. Apakah sekaliber Ali Sadikin masih sanggup? atau kah Jakarta perlu berkali-kali lipat "TIPE" Ali Sadikin?
3. " Ia mengkombinasikan perbaikan kampung dan pengurangan elemen-elemen yang tidak diinginkan dari sektor informal yang banyak melibatkan warga miskin kota. " pg 302 dam " Satu-satunya cara efektif untuk meningkatkan kondisi perumahan bagi warga miskin Jakarta adalah melalui program perbaikan kampung yang mirip dengan program jaman Belanda" pg 303
Pada fakta ini memperlihatkan pada kita bahwa cara menggusur permukiman kumuh warga miskin bukanlah suatu solusi atau pun menempatkan mereka di rumah susun, karena memang bukan "nature"nya mereka. ketidakefektifan cara-cara ini terbukti pada masa sekarang dimana rezim gubernur dki sering menggunakan metode menggusur dan bukannya malahan menata permukiman. dan mendirikan sejtua tower rumah susun untuk masyarakat miskin padahal nature mereka dari kampung bukanlah begitu.
to be continued..
1. "Mayor jenderal Ali Sadikin saat diangkat menjadi Gubernur Jakarta berumur 39 tahun dan sebelumnya pernah menjadi Menteri Perhubungan Laut" pg. 291
Fakta ini kemudian juga mengkonfirmasi bahwa pada jelang pemilihan gubernur DKI tahun depan, wacana yang muncul adalah bagaimana gubernur itu setingkat menteri mengingat besarnya beban masalah, besarnya kewenangan yang harusnya dipunyai dan semuanya tentunya akan berimplikasi pada kebijakan dan menjalankannya berikut memonitoringnya.
2. "Sadikin bekerja dalam kondisi keuangan paling menguntungkan yang pernah dialami para penguasa mana pun sepanjang sejarah Jakarta. Jika ia tidak mampu membangun sebuah kota yang makmur pada masa pertumbuhan ekonomi pesat, kapan lagi hal ini dapat dilakukan? " pg 294
Fakta ini kemudian sedikit mengaburkan elu-eluan orang akan Ali Sadikin yang diclaim sebagai gubernur paling berhasil di Jakarta. sebagian akan bilang ya terang saja, kan waktu itu pertumbuhan ekonomi sedang bagus ya dia tidak perlu terlalu berkeringat untuk membangun Jakarta. Coba kalau dia dihidupkan lagi sekarang, disaat Jakarta sudah sangat parah penyakit yang menggerogotinya, di masalah sosial, ekonomi, budaya dan termasuk juga adalah masalah politiknya. Apakah sekaliber Ali Sadikin masih sanggup? atau kah Jakarta perlu berkali-kali lipat "TIPE" Ali Sadikin?
3. " Ia mengkombinasikan perbaikan kampung dan pengurangan elemen-elemen yang tidak diinginkan dari sektor informal yang banyak melibatkan warga miskin kota. " pg 302 dam " Satu-satunya cara efektif untuk meningkatkan kondisi perumahan bagi warga miskin Jakarta adalah melalui program perbaikan kampung yang mirip dengan program jaman Belanda" pg 303
Pada fakta ini memperlihatkan pada kita bahwa cara menggusur permukiman kumuh warga miskin bukanlah suatu solusi atau pun menempatkan mereka di rumah susun, karena memang bukan "nature"nya mereka. ketidakefektifan cara-cara ini terbukti pada masa sekarang dimana rezim gubernur dki sering menggunakan metode menggusur dan bukannya malahan menata permukiman. dan mendirikan sejtua tower rumah susun untuk masyarakat miskin padahal nature mereka dari kampung bukanlah begitu.
to be continued..
Jumat, 30 September 2011
galau
ada banyak rencana dan harus diselesaikan segera.selalu ada jalan menurutku
apapun jalannya, jika diridhoiNya maka itu ak nterjadi. Namun apakah begitu jauh yaaa jalannya? apakah memang begitu prinsip dan sebagainya? dan semuanya kemudian adalah bagaimana ini diwujudkan pada suatu ahri, suatu waktu dan sebagainya..
ada banyak hal dan banyak berkara. Dan ada beberapa dan tidak ada begitunya dan hanya begitu dan hati yang sedang galau apakah ada yang akan menanggapinya? ada beberapa hal ayng ingin aku ucapkan berapa kata yang bisa dia ajukan dan aku adlah orang yang bisa dengan sangat murah dan mudah untuk mengacaukannya dan terima kasih atas apa yang sudah ada di sana namun apalah yang bisa aku lakukan dan apalah daya dan upaay untuk melakukannya..
hati dan pikirannya ini hanya teramat galau dan semua pihak tak dilarang untuk datang dan hanya aku yang tidak terlalu paham dan sebagainya dan berterima kasih pada semua dan semuanya pun akan datang dan berterima kasih pada alam..
dan apa kemudian yang aku ingin
apapun jalannya, jika diridhoiNya maka itu ak nterjadi. Namun apakah begitu jauh yaaa jalannya? apakah memang begitu prinsip dan sebagainya? dan semuanya kemudian adalah bagaimana ini diwujudkan pada suatu ahri, suatu waktu dan sebagainya..
ada banyak hal dan banyak berkara. Dan ada beberapa dan tidak ada begitunya dan hanya begitu dan hati yang sedang galau apakah ada yang akan menanggapinya? ada beberapa hal ayng ingin aku ucapkan berapa kata yang bisa dia ajukan dan aku adlah orang yang bisa dengan sangat murah dan mudah untuk mengacaukannya dan terima kasih atas apa yang sudah ada di sana namun apalah yang bisa aku lakukan dan apalah daya dan upaay untuk melakukannya..
hati dan pikirannya ini hanya teramat galau dan semua pihak tak dilarang untuk datang dan hanya aku yang tidak terlalu paham dan sebagainya dan berterima kasih pada semua dan semuanya pun akan datang dan berterima kasih pada alam..
dan apa kemudian yang aku ingin
mungkin
bagaimana jika harapan yang di pagi hari begitu membuncah, kemudian hilang begitu saja? ada sederetan alasan, namun sebenarnya hanyalah alasan-alasan yang seharusnya bisa tidak akan digunakan karena memang seharusnya sudah dilakukan. berita itu tidak datang pada pagi hari lalu kemudian sibuk mencari orang, cara dan sebagainya. ini sudah beberapa waktu lalu!
apakah aku sendiri? atau ada yang lainnnya juga? mungkin karena aku merasa kurang, maka aku butuh lebih. mungkin karena aku kecil makanay bernafsu cukup besar untuk besar. mungkin karena aku lambat maka ingin ada akselerasi.. mungkin..
mungkin karena mereka sudah berlebih, sudah ada semua dan cadangan yang cukup mungkin hingga jutaan tahun!
aku memang berlebihan mungkin adalah karena memang aku sangat menginginkannya!
sekarang, gusti 4jji MASIH ORA SARE!
apakah aku sendiri? atau ada yang lainnnya juga? mungkin karena aku merasa kurang, maka aku butuh lebih. mungkin karena aku kecil makanay bernafsu cukup besar untuk besar. mungkin karena aku lambat maka ingin ada akselerasi.. mungkin..
mungkin karena mereka sudah berlebih, sudah ada semua dan cadangan yang cukup mungkin hingga jutaan tahun!
aku memang berlebihan mungkin adalah karena memang aku sangat menginginkannya!
sekarang, gusti 4jji MASIH ORA SARE!
Kamis, 29 September 2011
polaroid
Rabu, 14 September 2011
mudik lebaran 2011
Alhamdulillah..akhirnya aku mudik juga ke bukittingi kota kelahiranku. setelah dua tahun tak pulang. dan yang kurasakan adalah bahagia, bahagia dan bahagia...
sempat terpikir olehku penolakan dari keluarga, namun tak terjadi. mereka sangat hangat dan aku tau mengapa hidup ini pernah begitu kasar padaku, adalah karena aku mengingkari bahwa kasih keluargaku tak berbatas, selalu ada maaf dan menyayangiku sepenuh jiwa mereka.
ritual lebaran seperti bertandang ke rumah saudara dan sebagainya, kami lakoni.
Rayez sangat senang di kampung. karena banyak teman, bisa main sepuas hatinya dan kurasa mungkin juga adalah karena dia merasa aman di sekitar keluarganya.
ada memang satu dua episode sedih, tapi ntah karena kebahagiaan yang begitu membuncah, aku tak hiraukan itu dan hilang begitu saja.
senang sekali mama yang beberapa waktu lalu katanya sakit, kini sudah sehat dan malah menemani kami ke pasar membeli sprei kami. thanks Ma
dan papa di hari terakhir sakit, yang kurasa juga adalah karena makan durian yang aku beli. namun ternyata (atau sebab lainnya) adalah karena bapak menginjak paku dan kakinya terluka dan luka itu kemudian terkena infeksi.
sekarang aku sudah kembali ke jakarta, bergulat lagi dengan rutinitas dan berharap sangqat segera punya kesempatan indah balik ke sana dan bertemu dan bercengkerama lagi dengan mereka.
ps. dulu aku sering memimpikan agar misalnya ketika ibu dan bapakku ke jakarta, aku bisa memuaskan mereka. membiayai semua keperluan mereka dan itu terjadi.
pernah juga, bahwa aku ingin ketika aku pulang, aku tidak merepotkan kelaurga tapi memabantu mereka karena aku punya uang yang cukup untuk diriku dan sedikit untuk mereka. ALHAMDULILLAH BANGET BANGET BEAUCOUP BEAUCOUP Y RABB :)
aku percaya set doaku yang lain juga akan kau kabulkan. pada waktunya memang terasa indah :)
sempat terpikir olehku penolakan dari keluarga, namun tak terjadi. mereka sangat hangat dan aku tau mengapa hidup ini pernah begitu kasar padaku, adalah karena aku mengingkari bahwa kasih keluargaku tak berbatas, selalu ada maaf dan menyayangiku sepenuh jiwa mereka.
ritual lebaran seperti bertandang ke rumah saudara dan sebagainya, kami lakoni.
Rayez sangat senang di kampung. karena banyak teman, bisa main sepuas hatinya dan kurasa mungkin juga adalah karena dia merasa aman di sekitar keluarganya.
ada memang satu dua episode sedih, tapi ntah karena kebahagiaan yang begitu membuncah, aku tak hiraukan itu dan hilang begitu saja.
senang sekali mama yang beberapa waktu lalu katanya sakit, kini sudah sehat dan malah menemani kami ke pasar membeli sprei kami. thanks Ma
dan papa di hari terakhir sakit, yang kurasa juga adalah karena makan durian yang aku beli. namun ternyata (atau sebab lainnya) adalah karena bapak menginjak paku dan kakinya terluka dan luka itu kemudian terkena infeksi.
sekarang aku sudah kembali ke jakarta, bergulat lagi dengan rutinitas dan berharap sangqat segera punya kesempatan indah balik ke sana dan bertemu dan bercengkerama lagi dengan mereka.
ps. dulu aku sering memimpikan agar misalnya ketika ibu dan bapakku ke jakarta, aku bisa memuaskan mereka. membiayai semua keperluan mereka dan itu terjadi.
pernah juga, bahwa aku ingin ketika aku pulang, aku tidak merepotkan kelaurga tapi memabantu mereka karena aku punya uang yang cukup untuk diriku dan sedikit untuk mereka. ALHAMDULILLAH BANGET BANGET BEAUCOUP BEAUCOUP Y RABB :)
aku percaya set doaku yang lain juga akan kau kabulkan. pada waktunya memang terasa indah :)
Jumat, 22 April 2011
Kamis, 14 April 2011
"ikut bunda"
"ikut bunda", itu ucap rayez berkali-kali sebelum aku berangkat kerja. dia bilang kalau dia mau ikut aku kerja dan tidak mau di tinggal di tempat ibu pengasuhnya. ini sempat membuat emosi, tapi ternyata kata-kata "rayez pintar, rayez sama ibu dulu ya. nanti sore bunda pulang, kita jalan-jalan. besok juga bisa jalan-jalan sama bunda jalan kaki, naik ojek, naik angkot dll...
baru akhirnya berhenti merengek, dan pergi ke ibu pengasuhnya!
terkait hal ini, ada dua rasa yang berbeda dan saling bertolak belakang. pertama, rasa senang. senang, karena aku merasa rayez begitu ingin bersamaku, dan kemudian aku paralelkan dengan asumsi bahwa saat-saat kami bersama-sama adalah saat-saat yang menyenangkan, saat-saat yang tak terlupakan dan jadi ingin terus menikmati rasa itu sehingga ingin terus bersama:) yang pastinya, ntah lah...
kedua, rasa sedih. sejak awal mulai meninggalkan rayez aku sudah merasa tidak enak sekali. karena aku sekarang bukan hanya untuk diriku, tapi juga untuk rayez. dan kehilangan waktu bersama dengan nya membuat sedih, membuat was-was,membuat takut ia akan lebih menyukai ibu pengasuhnya dibanding aku, dia akan lebih care ke ibu pegnasuhnya dibanding aku, dia akan lebih mendengarkan ibu pengasuhnya dari pada aku.
namun, semuanya, aku amsih yakin bahwa 4JJI yang punya kuasa. dan aku emngaini kata-kata Kahlil Gibran, bahwa anakmu bukan anakmu, tapi dia adalah anak-anak kehidupan :) HOPE SOOOOOOOOOO
tersalip rayez' thing :)

sebenarnya masih ada beberapa hal ayng ingin diselesaikan hari ini..dan direncanakan ada dua hal..namun kemudian, akhirnya yang terselaikan satu, yang adalah pr dari beberapa waktu yang lalu..yaitu memberi masukan untuk tor indeks pelayanan publik nya mas Hanta
sedangkan yang kedua, yaitu membuat tor tentang diskusi strategis ttg jakarta tepatnya tentang tataruang, belum kelar. sebenarnya ini sudah dimula ipengerjaannya dari semalam di bis. dah di baca beberapa naskah sekundernya dan sudah dicatat beberapa hal penting yang seharusnya masuk.
namun, akhirnya saya putuskan untuk menyelesaikan satu hal yang pertama dulu dengan pertimbangan bahwa yang itu adalah sudah lama aku janjikan ke orang orang.
dan untuk ayng jakarta, terus dimulai dalam artian masih belum selesai.
ada hal yang akhir akhir ini memang menyedot perhatian, yaitu gambar2 bagus yang ingin aku terapkan di ultahnya rayez.
jadinya itu sangat menyedot perhatian dan mengurangi fokus ke tugas membuat tor diskusi...
tapi masih ada waktu, sebelum hari senin yang nota bene adalah deadline nya..
gambatte owa
Selasa, 12 April 2011
#1 perjalanan ke kantor
informasi sebagai hasil dari nguping pembicaraan sopir bus Mayasari (Bekasi-Tanah Abang) dan kerneknya :
1. Jalan jadi lancara, akrena nggak ada polisi yang jagain bahu jalan. Bahu jalan yang bagi polisi adalah daerah "haram" untuk dilewati, karena diasumsikan sebagai daerah berbahaya, namun bagi para sopir adalah jalan "halal" bin "mulia", karena akan memperlancar lalu lintas dan akhrinya mengurangi kemacetan.
2. Bagi bis kota atau angkutan kota yang lainnya, yang mahal itu bukanlah biaya untuk membeli armada-nya. tapi yang mahal adalah membeli trayeknya ke pemerintah. menurut sopirt, harga trayek di jalanan kampung saja (skala kecil), itu bisa mencapai 35 jutaan. apalagi trayek bis daalm kota jakarta ya? dan ayng lewati jalan jalan utama pula seperti sudirman / thamrin ..yaaa sepeti bis maya sari ini?
Conclu:
Perseberangan pendapat pembuat kebijakan dan masyarakatnya, TERUS BERLANJUT!!!!!!!!!!!
1. Jalan jadi lancara, akrena nggak ada polisi yang jagain bahu jalan. Bahu jalan yang bagi polisi adalah daerah "haram" untuk dilewati, karena diasumsikan sebagai daerah berbahaya, namun bagi para sopir adalah jalan "halal" bin "mulia", karena akan memperlancar lalu lintas dan akhrinya mengurangi kemacetan.
2. Bagi bis kota atau angkutan kota yang lainnya, yang mahal itu bukanlah biaya untuk membeli armada-nya. tapi yang mahal adalah membeli trayeknya ke pemerintah. menurut sopirt, harga trayek di jalanan kampung saja (skala kecil), itu bisa mencapai 35 jutaan. apalagi trayek bis daalm kota jakarta ya? dan ayng lewati jalan jalan utama pula seperti sudirman / thamrin ..yaaa sepeti bis maya sari ini?
Conclu:
Perseberangan pendapat pembuat kebijakan dan masyarakatnya, TERUS BERLANJUT!!!!!!!!!!!
Minggu, 10 April 2011
norak bersama rayez
kemarin, tepatnya minggu tanggal 10 April, untuk pertama kalinya aku ikut arisan. aku kira, kalau arisan harus kumpul semua orang yang iku arisan, lalau ada acra makan-makan dulu, acara saling jual barang dll.
ternyata, type arisan di sekitar rumahku adalah, asalkan aungna sudah disetor ke "tukang tulis", peserta arisan tak ahrus datang..alhasil, dari tiga belas orang yang ikut arisan, yang daang hanya sekitar 5 orang
dan luvky me, yang sebelumna memang dah diharapkan banget, yaitu nama yang kelaur atau kertas kecvil ayng digulung kecil ang erpisah dari rombongannan adalah yang bertuliskan nama Rayez..
Alhamdulillah....
Dan sebenarnya, ada yang mau minta ganti..jadi maksudnya, kemenangan kami itu digantikan olehnya..tapi akrena ada barang yang memang kami ingin banget beli, yaitu TV, kami tidak mau..
dan dari pada uangnya kemana-mana dulu dan takut nantinya malah tidak jadi beli TV, akhirnya dengan meyakinkan diri, walau pun panas dan deg-degAN, aku dan rayez ke pondok gede boncengan dengan bu Nuning..
dan setelah ke empat toko akhrinya kami puuskan ke toko kedua dan beli tv merk LG, 21".
sebenarnya agak kesal ke pegawai tokonya, akrena kami beli antena dalam, eh salah satu komponen anterna tersebut tidak dimasukkan.. namun positifnya adalah mungkin mereka memang tidak tahu kalau barang itu tidak lengkap..
walau pun dengan insiden kecil itu, tidak mengurangi kegembiraan dan kenorakan kami..
dari pertama tv itu ada, kami norak bukan kepaalng..nonton terus..
Alhamdulillah..alhamdulillah..
ternyata, type arisan di sekitar rumahku adalah, asalkan aungna sudah disetor ke "tukang tulis", peserta arisan tak ahrus datang..alhasil, dari tiga belas orang yang ikut arisan, yang daang hanya sekitar 5 orang
dan luvky me, yang sebelumna memang dah diharapkan banget, yaitu nama yang kelaur atau kertas kecvil ayng digulung kecil ang erpisah dari rombongannan adalah yang bertuliskan nama Rayez..
Alhamdulillah....
Dan sebenarnya, ada yang mau minta ganti..jadi maksudnya, kemenangan kami itu digantikan olehnya..tapi akrena ada barang yang memang kami ingin banget beli, yaitu TV, kami tidak mau..
dan dari pada uangnya kemana-mana dulu dan takut nantinya malah tidak jadi beli TV, akhirnya dengan meyakinkan diri, walau pun panas dan deg-degAN, aku dan rayez ke pondok gede boncengan dengan bu Nuning..
dan setelah ke empat toko akhrinya kami puuskan ke toko kedua dan beli tv merk LG, 21".
sebenarnya agak kesal ke pegawai tokonya, akrena kami beli antena dalam, eh salah satu komponen anterna tersebut tidak dimasukkan.. namun positifnya adalah mungkin mereka memang tidak tahu kalau barang itu tidak lengkap..
walau pun dengan insiden kecil itu, tidak mengurangi kegembiraan dan kenorakan kami..
dari pertama tv itu ada, kami norak bukan kepaalng..nonton terus..
Alhamdulillah..alhamdulillah..
Selasa, 05 April 2011
Langganan:
Postingan (Atom)

