Alhamdulillah..akhirnya aku mudik juga ke bukittingi kota kelahiranku. setelah dua tahun tak pulang. dan yang kurasakan adalah bahagia, bahagia dan bahagia...
sempat terpikir olehku penolakan dari keluarga, namun tak terjadi. mereka sangat hangat dan aku tau mengapa hidup ini pernah begitu kasar padaku, adalah karena aku mengingkari bahwa kasih keluargaku tak berbatas, selalu ada maaf dan menyayangiku sepenuh jiwa mereka.
ritual lebaran seperti bertandang ke rumah saudara dan sebagainya, kami lakoni.
Rayez sangat senang di kampung. karena banyak teman, bisa main sepuas hatinya dan kurasa mungkin juga adalah karena dia merasa aman di sekitar keluarganya.
ada memang satu dua episode sedih, tapi ntah karena kebahagiaan yang begitu membuncah, aku tak hiraukan itu dan hilang begitu saja.
senang sekali mama yang beberapa waktu lalu katanya sakit, kini sudah sehat dan malah menemani kami ke pasar membeli sprei kami. thanks Ma
dan papa di hari terakhir sakit, yang kurasa juga adalah karena makan durian yang aku beli. namun ternyata (atau sebab lainnya) adalah karena bapak menginjak paku dan kakinya terluka dan luka itu kemudian terkena infeksi.
sekarang aku sudah kembali ke jakarta, bergulat lagi dengan rutinitas dan berharap sangqat segera punya kesempatan indah balik ke sana dan bertemu dan bercengkerama lagi dengan mereka.
ps. dulu aku sering memimpikan agar misalnya ketika ibu dan bapakku ke jakarta, aku bisa memuaskan mereka. membiayai semua keperluan mereka dan itu terjadi.
pernah juga, bahwa aku ingin ketika aku pulang, aku tidak merepotkan kelaurga tapi memabantu mereka karena aku punya uang yang cukup untuk diriku dan sedikit untuk mereka. ALHAMDULILLAH BANGET BANGET BEAUCOUP BEAUCOUP Y RABB :)
aku percaya set doaku yang lain juga akan kau kabulkan. pada waktunya memang terasa indah :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar